NON SCHOLAE SED VITAE DISCIMUS ======= "belajar bukan untuk nilai, tapi ... untuk hidup" ======= :)

Friday, April 30, 2010

Bangunlah Jembatan

Alkisah ada dua orang kakak beradik yang hidup di sebuah desa. Entah karena apa mereka terjebak ke dalam suatu pertengkaran serius. Dan ini adalah kali pertama mereka bertengkar demikian hebatnya. Padahal selama 40 tahun mereka hidup rukun berdampingan. Saling meminjamkan peralatan pertanian. Dan bahu membahu dalam usaha perdagangan tanpa mengalami hambatan.

Namun kerjasama yang akrab itu kini retak.Dimulai dari kesalahpahaman yang sepele saja, kemudian berubah menjadi perbedaan pendapat yang besar. Dan akhirnya meledak dalam bentuk caci-maki. Beberapa minggu sudah berlalu, mereka saling berdiam diri tak bertegur-sapa.

Suatu pagi, datanglah seseorang mengetuk pintu rumah sang kakak. Di depan pintu berdiri seorang pria membawa kotak perkakas tukang kayu.
Maaf tuan…, sebenarnya saya sedang mencari pekerjaan, kata pria itu dengan ramah. Barangkali tuan berkenan memberikan beberapa pekerjaan untuk saya selesaikan ?
Oh ya ! jawab sang kakak. Saya punya sebuah pekerjaan untukmu. Kau lihat ladang pertanian di seberang sungai sana. Itu adalah rumah tetanggaku, ah… sebetulnya ia adalah adikku. Minggu lalu ia mengeruk bendungan dengan bulldozer lalu mengalirkan airnya ke tengah padang rumput itu, sehingga menjadi sungai yang memisahkan tanah kami. Hmm…, barangkali ia melakukan itu untuk mengejekku, Tapi aku akan membalasnya lebih setimpal. Di situ ada gundukan kayu, aku ingin kau membuat pagar setinggi 10 meter untukku sehingga aku tidak perlu lagi melihat rumahnya. Pokoknya, aku ingin melupakannya.

Kata tukang kayu…, saya mengerti. Belikan saya paku dan peralatan, akan saya kerjakan sesuatu yang bisa membuat tuan merasa senang !
Kemudian sang kakak pergi ke kota untuk berbelanja berbagai kebutuhan dan menyiapkannya untuk si tukang kayu. Setelah itu ia meninggalkan tukang kayu bekerja sendirian. Sepanjang hari tukang kayu bekerja keras, mengukur, menggergaji dan memaku. Di sore hari, ketika sang kakak petani itu kembali, tukang kayu itu baru saja menyelesaikan pekerjaannya.

Betapa terbelalaknya ia begitu melihat hasil pekerjaan tukang kayu itu. Sama sekali tidak ada pagar kayu sebagaimana yang dimintanya. Namun, yang ada adalah jembatan melintasi sungai yang menghubungkan ladang pertaniannya dengan ladang pertanian adiknya. Jembatan itu begitu indah dengan undak-undakan yang tertata rapi. Dari seberang sana, terlihat sang adik bergegas berjalan menaiki jembatan itu dengan kedua tangannya terbuka lebar.

Kakakku..., kau sungguh baik hati mau membuatkan jembatan ini. Padahal sikap dan ucapanku telah menyakiti hatimu. Maafkan aku? kata sang adik pada kakaknya. Dua bersaudara itu pun bertemu di tengah-tengah jembatan, saling berjabat tangan dan berpelukan.

Melihat itu, tukang kayu pun membenahi perkakasnya dan bersiap-siap untuk pergi.
Hai, jangan pergi dulu. Tinggallah beberapa hari lagi. Kami mempunyai banyak pekerjaan untukmu, pinta sang kakak. Sesungguhnya saya ingin sekali tinggal di sini, kata tukang kayu, tapi masih banyak jembatan lain yang harus saya selesaikan.

TUHAN SELALU INGIN KITA BERSAMA DALAM DAMAI SEJAHTERA
TUHAN SELALU INGIN MEMPERSATUKAN HATI KITA

TUHAN SELALU INGIN KITA MENGASIHI SESAMA KITA, SAUDARA KITA.
KARENA TUHAN ADALAH SAHABAT SETIA, PENOLONG KITA.

PERCAYALAH BAHWA TUHAN SELALU INGAT PADA KITA MANUSIA

Sadarkah kita bahwa ;

Kita dilahirkan dengan dua mata di depan, karena seharusnya kita melihat yang ada di depan.

Kita lahir dengan dua telinga, satu kiri dan satu di kanan sehingga kita dapat mendengar dari dua sisi dan dua arah. Menangkap pujian maupun kritikan, dan mendengar mana yang salah dan mana yang benar.

Kita dilahirkan dengan otak tersembunyi di kepala, sehingga bagaimanapun miskinnya kita, kita tetap kaya. Karena tak seorang pun dapat mencuri isi otak kita, yang lebih berharga dari segala permata yang ada.

Kita dilahirkan dengan dua mata, dua telinga, namun cukup dengan satu mulut. Karena mulut tadi adalah senjata yang tajam , yang dapat melukai, memfitnah, bahkan membunuh. Lebih baik sedikit bicara, tapi banyak mendengar dan melihat.

Kita dilahirkan dengan satu hati, yang mengingatkan kita. Untuk menghargai dan memberikan cinta kasih dari dalam lubuk hati.

Belajar untuk mencintai dan menikmati untuk dicintai, tetapi jangan pernah mengharapkan orang lain mencintai anda dengan cara dan sebanyak yang sudah anda berikan.
Berikanlah cinta tanpa mengharapkan balasan, maka anda akan menemukan bahwa hidup ini terasa menjadi lebih indah.

read more >>

Thursday, April 29, 2010

Solusi OSN - Kinematika

Sebuah batu beratnya w , dilemparkan vertikal ke atas dari lantai dengan kecepatan awal Vo . Jika ada gaya konstan f akibat gesekan/hambatan udara selama melayang dan asumsikan percepatan gravitasi bumi g konstan, maka tentukan :
a). tinggi maksimum yang dicapai (nyatakan dalam : Vo, g, f dan w )
b). laju batu saat menyentuh lantai kembali (nyatakan dalam : Vo, f dan w)

Teori yang mendasari :
• Hukum Newton tentang gerak
• GLBB



a. Batu ke atas

Percepatan (perlambatan) :












Tinggi maksimum yang dicapai :












b. Batu ke bawah
Percepatan :









Kecepatan saat menyentuh lantai :



read more >>

Latihan Soal OSN

1.Sebuah batang homogen dengan panjang L dan massa M bebas berotasi seperti terlihat pada gambar. Batang dilepaskan dari keadaan diam dari posisi horizontal.
a. Berapakah kecepatan anguler batang ketika sampai diposisi terendah ?
b. Berapakah kecepatan tangensial pusat massa dan ujung bawah batang pada saat batang terbentang vertikal ?

2.Sebuah papan bermassa m dan panjang L ditempatkan di bagian belakang mobil bak terbuka. Tidak terdapat gesekan antara bagian atas papan dengan permukaan vertikal mobil. Jika gesekan antara bagian bawah papan dengan permukaan horizontal mobil adalah ms= 0,50. Mobil selalu bergerak ke arah depan. Jawablah pertanyaan berikut dalam suku g (percepatan gravitasi bumi)
  1. Berapakah percepatan maksimum mula-mula untuk menggerakkan mobil tetapi tidak membuat papan tergelincir atau terguling?
  2. Berapakah percepatan henti maksimum (perlambatan untuk menghentikan mobil) yang dapat dimiliki mobil agar papan tidak tergelincir atau terguling ?

read more >>

Sunday, April 11, 2010

Hanya 1 kekurangan Wanita...

Ketika Tuhan menciptakan wanita , DIA lembur pada hari ke-6.
Malaikat datang dan bertanya " Mengapa begitu lama Tuhan?"
Tuhan menjawab "Sudah kah engkau lihat semua detail yg AKU buat untuk menciptakan mereka ? dua tangan ini harus bisa dibersihkan, tetapi bahannya bukan dari plastik.
Setidaknya terdiri dari 200 bagian, yang bisa digerakkan dan berfungsi baik untuk segala jenis makanan. Mampu menjaga banyak anak saat bersamaan, punya pelukan yang dapat menyembuhkan sakit hati dan keterpurukan dan semua dilakukannya dengan 2 tangan ini."
Malaikat itu takjub. " Hanya dengan 2 tangan ?.. tidak mungkin !"
Tuhan menjawab "Oh...Tidak !

Aku akan menyelesaikan ciptaan hari ini, karena ini adalah ciptaan favoritKU.
ya...dia juga akan mampu menyembuhkan dirinya sendiri dan bisa bekerja selama 18 jam sehari."
Malaikat mendekat dan mengamati bentuk wanita ciptaan Tuhan itu.
"Tapi Engkau membuatnya begitu lembut Tuhan ?"
"Yah...Aku membuatnya begitu lembut,tapi engkau belum bisa bayangkan kekuatan yang AKU berikan agar mereka dapat mengatasi banyak hal yang luar biasa ?"
"Dia bisa berpikir ?" tanya malaikat. Tuhan menjawab " Tak hanya berpikir, dia mampu bernegoisasi. "

Malaikat itu menyentuh dagunya. . .
"Tuhan Engkau buat ciptaan ini kelihatanya lelah dan rapuh ! Seolah terlalu banyak beban baginya.Itu bukan lelah atau rapuh...itu AIR MATA".
"Untuk apa ?" tanya malaikat
Tuhan melanjutkan : " AIR MATA adalah salah satu cara dia mengekspresikan kegembiraan, kegalauan, Cinta, kesepian, penderitaan dan kebahagian.. "
"ENGKAU memikirkan segala sesuatunya. Wanita ciptaanMU ini akan sungguh menakjubkan !"
"Ya Mesti. . . !"

Wanita ini akan mempunyai kekuatan mempesona bagi laki-laki.
Dia dapat mengatasi beban bahkan laki-laki..
Dia mampu menyimpan kebahagian dan pendapatnya sendiri.
Dia mampu tersenyum bahkan saat hatinya menjerit. Mampu menyanyi saat menangis, menangis saat terharu, terharu saat tertawa, bahkan tertawa saat ketakutan.
Dia berkorban demi orang yang dicintainya. Dia tidak menolak kalau melihat yang lebih baik.
Dia menerjunkan dirinya untuk keluarganya. Dia membawa temannya yang sakit untuk berobat.
Dia menangis saat melihat anaknya adalah pemenang.
Dia girang dan bersorak saat melihat temannya tertawa.
Dia begitu bahagia mendengar kelahiran.
Hatinya begitu sedih saat mendengar berita sakit dan kematian, tetapi dia selalu punya kekuatan untuk mengatasi hidup, dia tahu bahwa sebuah ciuman dan pelukan dapat menyembuhkan luka.

" Hanya 1 Kekurangan dari Wanita DIA LUPA BETAPA BERHARGANYA DIA "

read more >>

Asal-usul Honda

Amati kendaraan yang melintasi jalan raya. Pasti, mata anda selalu terbentur pada kendaraan bermerek Honda, baik berupa mobil maupun motor. Merk kendaraan ini memang selalu menyesaki padatnya lalu lintas. Karena itu barangkali memang layak disebut raja jalanan.
Namun, pernakah Anda tahu, sang pendiri kerajaan bisnis Honda –Soichiri Honda– selalu diliputi kegagalan saat menjalani kehidupannya sejak kecil hingga berbuah imperium bisnis mendunia itu. Dia bahkan tidak pernah bisa menyandang gelar insinyur Ia bukan siswa yang memiliki otak cemerlang. Di kelas duduknya tidak pernah di depan, selalu menjauh dari pandangan guru.

Kecintaanya pada mesin, jelas diwarisi dari ayahnya yang membuka bengkel reparasi pertanian, di Dusun Kamyo, Distrik Shizuko, Jepang Tengah. Di kawasan inilah dia lahir. Kala kecil sering bermain di bengkel, ayahnya selalu memberi catut ( kakak tua ) untuk mencabut paku. Ia juga sering bermain di tempat penggilingan padi melihat mesin diesel yang menjadi motor penggeraknya. Di situ, lelaki kelahiran 17 November 1906 ini dapat berdiam diri berjam–jam. Tak seperti kawan sebayanya kala itu yang lebih banyak menghabiskan waktu bermain penuh suka cita. Dia memang menunjukan keunikan sejak awal. Seperti misalnya kegiatan nekad yang dipilihnya pada usia 8 tahun, dengan bersepeda sejuauh 10 mil. Itu dilakukan hanya karena ingin menyaksikan pesawat terbang.

Di usia 15 tahun, Honda hijrah ke kota, untuk bekerja di Hart Syanghokai Company. Bosnya, Saka Kibara, sangat senang melihat cara kerjanya. Honda teliti dan cekatan dalam soal mesin. Setiap suara yang mencurigakan, setiap oli yang bocor, tidak luput dari perhatiannya. Enam tahun bekerja di situ, menambah wawasannya tentang permesinan. Akhirnya, pada usia 21 tahun, Saka Kibara mengusulkan membuka kantor cabang di Hamamatsu. Tawaran ini tidak ditampiknya. Di Hamamatsu prestasin kerjanya kian membaik. Ia selalu menerima reparasi yang ditolak oleh bengkel lain. Kerjanya pun cepat memperbaiki mobil pelanggan sehingga berjalan kembali. Karena itu, jam kerjanya tak jarang hingga larut malam, dan terkadang sampai subuh. Yang menarik, walau terus kerja lembur otak jeniusnya tetap kreatif.

Pada usia 30 tahun, Honda menandatangani patennya yang pertama. Setelah menciptakan ruji. Lalu Honda pun ingin melepaskan diri dari bosnya, membuat usaha bengkel sendiri. Mulai saat itu dia berpikir spesialis apa yang dipilih ? Otaknya tertuju kepada pembuatan ring piston,;yang dihasilkan bengkelnya sendiri pada 1938. Lalu, ditawarkannya karya itu ke sejumlah pabrikan otomotif. Sayang, karyanya itu ditolak oleh Toyota, karena dianggap tidak memenuhi standar. Ring piston buatannya tidak lentur, dan tidak laku dijual. Ia ingat reaksi teman-temannya terhadap kegagalan itu dan menyesalkan dirinya keluardari bengkel milik Saka Kibara. Akibat kegagalan itu, Honda jatuh sakit cukup serius. Dua bulan kemudian, kesehatannya pulih kembali. Ia aja kembali memimpin bengkelnya. Tapi, soal ring piston itu, belum juga ada solusinya. Demi mencari jawaban, ia kuliah lagi untuk menambahpengetahuannya tentang mesin.

Akhirnya, tahun 1947, setelah perang, Jepang kekurangan bensin. Di sini kondisi ekonomi Jepang porak poranda. Sampai-sampai Honda tidak dapat menjual mobilnya akibat krisis moneter itu. Padahal dia ingin menjual mobil itu untuk membeli makanan bagi keluarganya. Dalam keadaan terdesak, ia lalu kembali bermain-main dengan sepeda pancalnya. Karena memang nafasnya selalu berbau rekayasa mesin, dia pun memasang motor kecil pada sepeda itu. Siapa sangka, sepeda motor–cikal bakal lahirnya mobil Honda–itu diminati oleh para tetangga. Jadilah dia memproduksi sepeda bermotor itu. Para tetangga dan kerabatnya berbondong-bondong memesan, sehingga Honda kehabisan stok. Lalu Honda kembali mendirikan pabrik motor. Sejak itu, kesuksesan tak pernah lepas dari tanganya. Motor Honda berikut mobilnya, menjadi raja jalanan dunia, termasuk Indonesia.

sumber : http://mkiosonline.blogspot.com/

read more >>
 
Fisika untuk Semua© 2010 by L.Heri Isyono All rights reserved. Blogger Templates create by Deluxe Templates. WP by Masterplan